Isu HAM, Norwegia Takkan Boikot Piala Dunia 2022 Qatar

Isu HAM, Norwegia Takkan Boikot Piala Dunia 2022 Qatar Isu HAM, Norwegia Takkan Boikot Piala Dunia 2022 Qatar

Federasi Sepakbola Norwegia (NFF) telah mengonfirmasi bahwa tim nasionalnya tidak akan memboikot Piala Dunia 2022 dempet Qatar.

Sebelumnya, timnas Norwegia yang dipimpin Erling Haaland mengenakan kaus bertuliskan ‘Human Rights’ bagai protes atas catatan Hak Asasi Manusia (HAM) di negara tuan rumah penyelenggara.

Pihak federasi sampai perlu melakukan pemungutan suara dipicu oleh klub papan atas Tromso, yang mengajukan mosi bahwa tim nasional tidak boleh lagi mengikuti babak kualifikasi.

Apa Yang Terjadi?

Dikonfirmasi oleh dewan NFF akan Minggu (20/6) kemarin bahwa mereka telah tercapai, mencegah tim nasional memboikot kompetisi. Sebaliknya, pihaknya bentuk mengusulkan 26 poin rencana kepada FIFA dan otoritas Qatar yang wajib dipenuhi.

Dalam sebuah pernyataan, pihak NFF menekankan: “Pertemuan federal luar biasa hari Minggu menghabiskan beberapa jam demi membahas makeliru Qatar. 368 suara mendukung dan 121 suara menentang proposal dewan NFF.”

Selanjutnya, NFF mendesak lebih berlebihan negara kepada bergabung lewat Norwegia kedalam menekan Qatar kepada mempertidak sombongi catatan HAM mereka.

Bagaimana Bisa Seperti Ini?

Masomplak ini dikemukakan sebab Tromso, yang memberi isyarat akan Maret lalu: “Tromso IL berpikir sudah waktunya bagi sepakbola demi berhenti bersama mundur beberapa langkah. Kita harus memikirkan tujuan sepakbola bersama mengapa begitu banyak yang menyukai olahraga kita. Bahwa korupsi, perbudakan berkembang, bersama agungnya jumlah kematian pekerja adalah dasar mengenai turnamen terbermakna kami, Piala Dunia, yang kembar sekali tidak dapat diterima.”

Selanjutnya, para pemain Norwegia turun ke lapangan sebelum kualifikasi Piala Dunia melawan Gibraltar, semuanya mengenakan kaus bertuliskan: “Human Rights – on and off the pitch”, atau yang jika diterjemahkan selaku “Hak Asasi Manusia - dekat jauh didalam dan luar lapangan”.

Pelatih kepala Stale Solbakken menjelaskan kepada TV2: “Ini ialah secercah dari apa yang telah kita bicarakan, untuk fokus atas kira-kira yang telah berprofesi bahasan atas luar lapangan. Anak-anggota sangat ingin melakukan ini mengiringi saya atas sini mendukungnya.”

Di kesempatan lain, Jerman agak mengenakan kaus bertuliskan "Human Rights" sebelum melawan Islandia meskipun Belanda tak ketinggalan melakukan protes.